Postingan

KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM

Gambar
Tuhan dalam bahasa Arab disebut illah   yang berarti “ ma’bud” (yang disembah). Perkataan ilah yang diterjemahkan sebagai “ tuhan” dalam Al-Qur’an dipakai untuk menyatakan berbagai objek yang digunakan untuk menyebut pribadi atau tunggal ( mufrad), ganda (mutsanna), atau banyak ( jama’). Berdasarkan konsep islam tuhan adalah Dzat Yang Maha Esa. Esa dalam arti tidak ada sekutu dengan dia. Konsep islam mengajarkan suatu kalimat “ la illaha illa Allah”. Artinya tidak ada tuhan  selain Allah. Kalimat  ini dijelaskan dengan firman (Q.S Al – Ikhlas : 1).    Artinya : katakanlah bahwa Allah itu Esa. Berdasarkan ayat tersebut, maka jelaslah bahwa konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam islam di kembalikan pada wahyu Allah dan risalah yang terima Rasul . Ke – Esaan menurut konsep ini bukan saja Esa dalam jumlahnya, melainkan Esa dalam segala – galanya. Misalnya Esa dalam wujud-Nya, sifat-Nya dan kehendak-Nya. Tidak ada sekutu bagi Allah dan tidak ada serupa dengan-Nya. T...

TIPS MENANTI BUKA PUASA ( NGABUBURIT)

Gambar
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kegiatan – kegiatan islamiah, semua orang berlomba – lomba untuk menebus dosa dan mensucikan diri masing – masing. Tetapi untuk puasa banyak tantangan yang harus di lewati apalagi menahan haus dan lapar pasti berbagai macam cara  dilakukan agar rasa haus dan lapar bisa dilupakan dari ingatan. Dan sudah jadi tradisi di bulan ramadhan untuk menghilangkan semua yang bisa membatalkan puasa, pasti ada yang namanya acara ngabuburit.         Pasti banyak orang yang ingin tahu sejarahnya ngabuburit. Ngabuburit berasal dari bahasa sunda yang berarti “senja”, terus ditambah dengan imbuhan nga- yang memperkaya artinya menjadi “ kegiatan yang dilakukan saat petang” . Dan hingga sekarang istilah ngabuburit ini berkembang di antara para kaula muda atau anak muda yang ingin menunggu saat berbuka. Untuk mengetahui kapan istilah ini digunakan belum ada yang tahu.         Nah , untuk...

Keterampilan Berbahasa

Gambar
Dalam berbahasa kita memiliki beberapa keterampilan berbahasa yang nantinya kita terapkan dalam kehidupan sehari - hari.    keempat keterampilan tersebut diantaranya : keterampilan menyimak ( listening skills) . keterampilan berbicara ( speaking skills) . keterampilan membaca ( reading skills) . keterampilan menulis ( writing skills). Dan biasanya untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari - hari biasa tergantung pada masing - masing orang yang menerapkannya. biasanya kita temui pada  anak - anak  yang memiliki keterampilan menyimak terlebih dahulu, kemudian keterampilan berbicara,keterampilan membaca dan keterampilan menulis. tapi ada juga yang memiliki keterampilan menulis kemudian membaca. ini sesuai dengan lingkungan dari yang bersangkutan untuk menerapkan yang mana terlebih dahulu. Memang keterampilan tersebut tidak dapat di pisahkan karena ada saling keterkaitan satu sama lain. Kita lihat saja semua keterampilan jika di terapkan dengan sebaik - baiknya...

Pantun Gorontalo

Gambar
na'o - na'o ode kota jalipata mo singga to bulota anu hila motota pobalajari otutuwa artinya : jalan - jalan ke kota jangan lupa singgah di bulota jika ingin pintar belajarlah benar - benar ( sunguh - sungguh)

JERUJI BESI

Gambar
Suasana di pagi hari ini Tak secerah hatiku ini Kumenyesali akan perbuatan diri Yang membuatku seperti ini Dibalik jeruji besi Ku termenung akan nasib mutiara hati Yang tak tahu menjaga diri Untuk menatap dunia yang fana ini Kumalu menatap wajahku Cerminpun tak mampu menatapku Yang hina dan penuh dosa Akan perbuatan – perbuatan ternoda Airmata yang mengalir deras Takkan mampu mengembalikan segalanya Yang telah terjadi padaku jua Seperti kepingan pecahan gelas Oh tuhan... Ampunilah segala perbuatan Yang telah kulakukan Semasa hidupku ini............

Dasar - Dasar Berbicara

Gambar
Hakikat Berbicara Memiliki kemampuan berbicara tidaklah semudah yang dibayangkan orang. Banyak orang yang mampu dan terampil menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan, namun sering mereka kurang mampu dan terampil menyajikannya secara lisan (langsung) di hadapan massa. Kadang-kadang pokok pembicaraan cukup menarik, tetapi karena penyajiannya kurang menarik, hasilnya pun kurang memuaskan. Sebaliknya, walaupun topik kurang menarik, tetapi karena disajikan sedemikian rupa, akhirnya topik tadi dapat menarik pendengarnya. Setiap orang mungkin pernah mengalami/ mendengar sebuah pembicaraan tanpa memahami dengan jelas apa yang dimaksud oleh sipembicara.   Atau si pendengar mempunyai penafsiran yang berbeda dengan maksud  pembicara. Tidak terjalinnya komunikasi antara pembicara dengan pendengar ini kemungkinan besar kesalahannya terletak pada si pembicara. Kesalahan dalam komunikasi tersebut dapat terjadi disebabkan oleh banyak hal, antara lain ide yang disampaikan, bahasa yang di...